Manchester United

Manchester United

Kamis, 14 Juni 2012


“ILMU BUDAYA DASAR”


Pengertian ilmu budaya dasar
          Suatu ilmu yang mempelajari dasar-dasar kebudayaan dalam masala-masalah manusia dalam kebudayaan. merupakan jalan atau arah dalam hidup jasmani maupun rohani.

Latar Belakang Ilmu Budaya Dasar
          Latar belakang Ilmu Budaya Dasar  dalam konteks budaya, Negara dan masyarakat:
·        Kenyataannya bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan berbagai macam keanekaragaman budaya
·        Proses pembangunan yang berlangsung terus-menerus menimbulkan dampak positif dan negatif yang mengakibatkan terjadinya perubahan dab pergeseran  budaya sehingga berdampak pula pada mental manusia, bahkan akibat lebih jauh dapat menimbulkan konflik dalam kehidupan .
·        Kemajuan IPTEK dapat menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah dicapainya. Dampak negativenya dari penerapan IPTEK manusia nenjadi resah dan dapat di salah gunakan.


Lingkup Ilmu Budaya Dasar
          Ilmu budaya dasar identik dengan “BASIC HUMANITIES”, berasal dari kata latin “Humanus” yang artinya manusiawi, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari IBD diharapkan seseorang menjadi lebih manusiswi, lebih berbudaya, dan lebih halus.



Ruang lingkup/ pokok bahasan IBD
         
Pokok bahasan Ilmu Budaya Dasar adalah “kemanusiaan dan budaya”, manusia menempati posisi central dan tidak saja sebagai subjek, akan tatapi sekaligus menjadi objek pengkajian. Dalam hubungan ini perlu dipahami hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan Tuhanya, dan manusia mengenal dirinya sendiri.












Pokok-pokok bahasan IBD:
1.     Manusia dan cinta kasih.
2.     Manusia dan keindahan .
3.     Manusia dan penderitaan.
4.     Manisia dan keadilan.
5.     Manusia dan pandangan hidup.
6.     Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian.
7.     Manusia dan kegelisahan.
8.     Manusia dan harapan.


“KEBUDAYAAN”

Pengertian
Bahasa Belanda => Cultuur
Bahasa Inggris => Culture
Bahasa Latin    => Colere

Colere = mengolah, mengerjakan, menguburkan, dan mengembangkan terutama mengolah tanah/ bertani.

Dari segi arti “cukture” berkembang sebagai segala daya dan aktifitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

Bahasa Indonesia =  Sangsakerta “ Budhayah “ yaitu bentuk jamak dari kata “ Budhi “ yang berarti ‘” Budi atau Akal “.

Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta, rasa dan karsa.
Kebudayaan adalah Hasil dari cipta, rasa dan karya manusia.



Definisi Kebudayaan

Kuncaraningrat : “ Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar serta keseluruhan dari hasil budi pekertinya “.

Taylor : ‘” Suatu kesatuan atau jalinan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, susila, hokum, adat istiadat dan kesanggupan – kesanggupan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat”.
    
H.Agus Salim : “ Kebudayaan merupakan kestuan istilah budi dan daya menjadi makna sejiwa dan tidak dapat dipisah – pisahkan”.

Kesimpulan : Kebudayaan adalah hasil dari budi manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup.


Hasil budi atau kebudayaan manusia dibagi menjadi dua macam :
1.     Kebudayaan material, yaitu kebudayaan lahir, atau kebudayaan yang berwujud kebendaan. Contoh : handphone, rumah, mobil, TV,dsb.
2.     Kebudayaan immaterial, yaitu kebudayaan yang tidak berwujud. Contoh : adat istiadat, bahasa, ilmu pengetahuan,dsb.


Wujud Kebudayaan dan Unsur – unsurnya

Kuncaraningrat menguraikan wujud kebudayaan menjadi tiga, yaitu :
1.     Wujud kebudayaan ideal, yaitu kompleks dari gagasan – gagasan atau ide – ide, nilai  nilai, norma-norma
2.     Wujud kebudayaaan sebagi suatu kompleks aktifitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat ( sistim social )
     Sistem   =  Satu kesatuan yang terdiri dari berbagai unsur yang saling berkaitan
3. Wujud kebudayaan sebagai benda – benda hasil karya manusia.


Unsur kebudayaan yang bersifat universal :
1.     Peralatan dan perlengkapan hidup manusia sehari – hari.
Contoh : pakaian, alat rumah tangga, perumahan, sarana transfortasi, dsb.
2.     Sistem mata pencaharian dan ekonomi
Contoh : pertanian, peternakan, system produksi
3,  Sistem kemasyarakatan
Contoh : system perkawinan, warisan, paguyuban.
4.  Bahasa sebagai media komunikasi
5.  Ilmu pengetahuan
6.  Kesenian
7.  Sistem religi ( Keyakinan ).



HUBUNGAN ANTARA MANUSIA, MASYARAKAT dan KEBUDAYAAN

Kebudayaan Nasional Indonesia
          Kebudyaan Nasional Indonesia dibagi menjadi dua macam berdasarkan berbagai pendapat :
1.     Kebudayaan Nasional = Berupa puncak dari budaya suku – suku yang menghuni Indonesia
2.     Kebudayaan Nasional  = Hasil sintesa dari berbagai jenis budaya suku – suku yang membentuk pola baru.

Faktor manusia dan lingkungan yang sangat beragam sangat menentukan budaya yang beragam pula.
Contoh Kebudayaan Nasional :
1.     Berbahsa Indonesia
2.     Lagu kebangsaan “ Indonesia Raya “.
3.     Lambang Negara “ Garuda Pancasila “
4.     Dasar Negara “ Pancasila “
5.     UUD’45 Sumpah Pemuda
6.     Sikap ramah dan gotong royong.


PERILAKU = Fungsi hubungan antar Individu dan lingkungan.


ORIENTASI NILAI BUDAYA
          Kluckhohn ( Antropolog ) = Sistem nilai budaya dalam masyarakat dimanapun secara universal menyangkut lima (5) masalah pokok kehidupan manusia, yaitu :

1. Hakekat Hidup Manusia ( Manusia – Hidup)
          Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara exstrim, ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, dana adapula dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.

2. Hakekat Karya Manusia ( Manusia – Karya )
          Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda – beda, diantaranya ada ynag beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup, karya memberikan kedudukan atau kehormatan dan karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.

3. Hakekat Waktu Manusia ( Manusia – Waktu )
          Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda – beda, ada yang berpandangan mementingkkan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini dan masa yang akan datang.


4. Hakekat Alam Manusia ( Manusia – Alam )
          Ada kebudayaan ynag menganggap manusia haus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin dan adapula kebudayaan yang beranggapan bahwa manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah kepada alam.

5. Hakekat hubungan Manusia ( Manusia – Manusia )
          Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, dan ada pula yang berpandangan individualistis atau menilai tinggi kekuatan sendiri.

Masalah Dasar Dalam Hidup :
I. Hakekat Hidup (MH)
          1. Hidup itu buruk
          2. Hidup ini baik
          3. Hidup itu buruk tapi manusia wajib berikhtiar supaya menjadi baik.

II. Hakekat Karya ( MK)
1.     karya itu untuk nafkah hidup
2.     Karya itu untuk kedudukan, kehormatan, dll
3.     karya itu unutuk menambah karya

III. Persepsi Manusia tentang Waktu (MW)
1.     Orientasi masa kini
2.     Orientasi ke masa lalu
3.     Orientasi ke masa depan

IV. Pandangan Manusia Terhadap Alam (MA)
1.     Manusia tunduk kepada alam yang luar biasa
2.     Manusia menjaga keselarasan dengan alam
3.     Manusia bersahabat menguasai alam

V. Hakekat Hubungan Antar Manusia (MM)
          1. Orientasi rasa ketergantungnan pada sesama ( gotong royong )
          2. Orientasi rasa kebergantungan kepada yang lebih tinggi
          3. Individualisme = menilai tinggi kekuatan sendiri ( sombong )

PRINSIP - PRINSIP PERKEMBANGAN PADA MANUSIA
1.     Perkembangan itu mengikuti pola-pola tertentu dan berlangsung secara teratur
2.     Perkembangan itu menuju keperbedaan dan integrasi dari gerakan – gerakan yang bersifat masal berkembang menjadi gerakan – gerakan khusus, sehingga akhirnya terjadi koordinasi dan integrasi antara orang satu dengan orang lain.
3.     Pertumbuhan dan perkembangan tidak terjadi secara tiba – tiba, tetapi berangsur – angsur secara teratur dan terus – menerus
4.     Suatu tingkat perkembangan dipengaruhi oleh tingkat perkembangan selanjutnya.
5.     Perkembangan antara anak yang satu dengan anak yang lain berbeda.



Fungsi – Fungsi Keluarga

          Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting dalam masyarakat. Keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan social yang tediri dari suami, istri, dan anak – anak.

Sifat – Sifat Dalam Keluarga:
1.     Hubungan suami – istri  ( Monogami, Poligami)
2.     Bentuk perkawinan, dimana suami istri diadakan dan dipelihara
3.     Pada umunya keluarga mempunyai tempat tinggal / rumah bersama.

Sifat – Sifat Khusus Keluarga
1.     Universalitas = umum, berlaku dalam masyarakat
2.     Dasar emosional = rasa kasih sayang satu sama lain
3.     Membentuk watak daripada individu – individu
4.     Kedudukan yang sentral dalam struktur social

Kriteia atau Pedoman Untuk Mencari Jodoh
1.     Faktor biologis => kesehtan, ras, umur, warna kulit
2.     Faktor intelegensia / kecerdasan.
3.     Faktor tempramen => karakter, watak
4.     Faktor ekonomi
5.     Faktor asal – usul

Funsi keluaraga meliputi pemenuhan kebutuhan biologis dan emosional :
1.     Pendidikan
2.      Ekonomis
3.     Pengawasan social ( social control )







Manusia dan Cinta Kasih

Makna Kasih Sayang
Kamus B.Indonesia  = Perasaan sayang, persaaan cinta atau persaan suka kepada seseorang.
          Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang meruapkan pertumbuhan dari cinta.
Di dalam kasih sayang dituntut bagi semua pihak untuk :
-      Memiliki tanggung jawab
-      Pengorbanan
-      Kejujuran
-      Saling percaya
-      Saling pengertian
-      Saling terbuka

Sehingga semuanya itu merupakan suatu kesatuan yang utuh.
         
Kasih sayang dialami oleh setiap manusia, karena merupakan bagian hidup manusia. Kasih sayang yang berlebihan cenderung merupakan pemanjaan terhadap seseorang yang berakibat tidak baik, yaitu bisa berprilaku sombong, boros, tidak soleh, dan tidak menghormati orang tua.

Kasih Sayang dalam Keluarga

Kemesraan = Perwujudan dari cinta yang meningkat menjadi kasih sayang yang mendalam.
Kemesraan = Hubungan akrab antara pria dengan wanita atau suami istri.
          Kemesraan dapat membangkitkan daya kreatifitas manusia untuk menciptakan dan menikmati seni budaya, seni sastra, musik, tari, melukis, dan sebagainya.

Makna Pemujaan

Kehidupan manusia = perwujudan cinta manusia kepada Tuhan.
          Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan pujaan kepada Tuhan adalah inti dan makna kehidupan yang sebenarnya.

Makna Belas Kasian

Makna cinta ada 3 macam, yaitu :
1.     Cinta AGAPE = cinta manusia kepada Tuhan yang diterangkan dalam kegiatan belajar.
2.     Cinta PHILIA = cinta kepada Ayah, Ibu,dan saudara
3.     Cinta EROS / AMOR = cinta diantara pria dan wanita.

Cinta EROS  = disebabkan karena kodrat sebagai laki – laki dan perempuan.

          Dalam kehidupan keluarga atau kehidupan bermasyarakat perlu dikembangkan wujud rasa belas kasihan. Manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain karena belas kasihan adalah perbuatan yang berbudi atau orang yang berahlak.

NILAI = Segala sesuatu yang berguna (value) bagi kehidupan manusia.


Cinta Kasih
          Mancintai dan mengasihi seseorang bukan hanya merupakan persaan yang kuat, tapi juga merupakan suatu putusan, suatu penilaian dan suatu perjanjian.

Sumber : 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar