Manchester United

Manchester United

Rabu, 01 Februari 2012

Greenday - Holiday

Say, hey!

Hear the sound of the falling rain
Coming down like an Armageddon flame (Hey!)
The shame
The ones who died without a name

Hear the dogs howling out of key
To a hymn called "Faith and Misery" (Hey!)
And bleed, the company lost the war today

I beg to dream and differ from the hollow lies
This is the dawning of the rest of our lives
On holiday

Hear the drum pounding out of time
Another protester has crossed the line (Hey!)
To find, the money's on the other side

Can I get another Amen? (Amen!)
There's a flag wrapped around a score of men (Hey!)
A gag, a plastic bag on a monument

I beg to dream and differ from the hollow lies
This is the dawning of the rest of our lives
On holiday

(Hey!)
(Say, hey!)

(3,4)

"The representative from California has the floor"

Sieg Heil to the president Gasman
Bombs away is your punishment
Pulverize the Eiffel towers
Who criticize your government
Bang bang goes the broken glass and
Kill all the fags that don't agree
Trials by fire, setting fire
Is not a way that's meant for me
Just cause, just cause, because we're outlaws yeah!

I beg to dream and differ from the hollow lies
This is the dawning of the rest of our lives
I beg to dream and differ from the hollow lies
This is the dawning of the rest of our lives

This is our lives on holiday

Sabtu, 14 Januari 2012

Hear Me Now



I left everything behind me
Searching for the strength I thought I
Had inside me
Left you behind
So lonely
Praying for the day that you would somehow find me

I was young
You were wrong
But I tried
I was strong
And the years that I have lost are all I see

All I can say
Is I am not afraid
Of the world that I have tried to push away
I fight everyday
But I am to blame
I am not innocent
But I am not afraid





I lost all faith
Inside me
Still I find myself without the will to
Free me from you
I'm a slave
Unhappy
Wanting oh so much for you to someday
See me

Tell me how
I want to
Say it loud
I need you
To be the one who catches all my dreams
Hear me now
All I can say
Is I am not afraid
Of the world that I have tried to push away
I fight everyday
But I am to blame
I am not innocent
But I am not afraid
Anymore

Jumat, 06 Januari 2012

Peran Pendidikan dalam Pembangunan

   Dunia pendidikan di indonesia telah berkembang dengan sangat cepat, mulai dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, semua telah ada di setiap penjuru kabupaten dan kota di seluru wilayah indonesia. Dengan tersebarnya sekolah-sekolah hingga sampai ke tempat-tempat terpencil membuat penduduk indonesia lebih gampang menerima pendidikan formal maupun Informal, apa lagi dengan adanya Bantuan Operasional Sekolah atau yang biasa kita sebut dengan (BOS), bisa membantu meringankan para orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya.
   Pembangunan di Negara Indonesia sangatlah memerlukan banyak ahli diberbagai hal. Sebagai contoh dalam bidang perekonomian, kita pasti membutuhkan seorang yang ahli dibidang ekonomi untuk membangun sistem perekonomian yang baik. Begitu juga dibidang-bidang lainnya, kita haruslah memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi agar berdampak baik kepada tingkat ilmu yang kita miliki. Tentunya latar pendidikan yang tinggi tidak selamanya harus melalui jalur formal, bisa juga melalui jalur non formal. Yaitu bisa melalui menimba pengalaman langsung mengenai bidang tersebut, ikut kursus, ikut seminar, dan banyak lagi.

   Namun pendidikan di Indonesia pada umumnya belum merata keberbagai level sosial. Contohnya banyak di daerah timur Indonesia yang belum bisa terjangkau oleh pendidikan formal. Di pedalaman hutan, suku-suku primitif banyak yang belum berpendidikan yang berdampak pada kurangnnya strata sosial di daerah tersebut. Kemiskinan, kelaparan, kesenjangan sosial seperti ini akan muncul karena tidak meratanya pendidikan orang Indonesia yang akan berkesinambungan terhadap tingkat pembangunan pada daerah tersebut. Karena mereka belum bisa mengolah sumber daya alam yang ada pada daerahnya sendiri.

   Pendidikan dan pembangunan merupakan sesuatu yang saling bergantung, Semakin tinggi pendidikan seseorang akan semakin cepat dia membangun dirinya. Begitu juga jika dibandingkan dengan negara Indonesia ini, semakin tinggi tingkat pendidikan orang-orang Indonesia akan semakin cepat pula orang Indonesia dalam membangun negara ini. Namun itu semua harus di imbangi juga dengan pendidikan iman dan takwa. Karena apabila tidak begitu, orang-orang pintar hanya akan memperkaya dirinya sendiri, membangun dirinya sendiri, dan tidak untuk orang lain. Mereka akan mengedepankan kepentingannya sendiri, dari pada berbagi dengan sesama.  

Agama dan Masyarakat

   Sebagai salah satu Negara dengan penduduk mayoritas muslim, kita diharapkan menjadi contoh bagi bangsa lain dalam hal kerukunan antar umat beragama. Di Indonesia memiliki 5 agama yang sudah diakui rakyatnya, yaitu islam, Kristen protestan dan katolik, hindu, Buddha dan kong hu chu dan Setiap agama memiliki cara yang berbeda-beda dalam melaksanakan ibadah agamanya.
   Membicarakan peranan agama dalam kehidupan sosial menyangkut dua hal yang sudah tentu hubungannya erat, memiliki aspek-aspek yang terpelihara. Yaitu pengaruh dari cita-cita agama dan etika agama dalam kehidupan individu dari kelas sosial dan grup sosial, perseorangan dan kolektivitas, dan mencakup kebiasaan dan cara semua unsur asing agama diwarnainya. Yang lainnya juga menyangkut organisasi dan fungsi dari lembaga agama sehingga agama dan masyarakat itu berwujud kolektivitas ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, yang mempunyai seperangkat arti mencakup perilaku sebagai pegangan individu dengan kepercayaan dan taat kepada agamanya. Agama sebagai suatu sistem mencakup individu dan masyarakat, seperti adanya emosi keagamaan, keyakinan terhadap sifat faham, ritus, dan upacara, serta umat atau kesatuan sosial yang terikat terhadap agamanya. Agama dan masyarakat dapat pula diwujudkan dalam sistem simbol yang memantapkan peranan dan motivasi manusianya, kemudian terstrukturnya mengenai hukum dan ketentuan yang berlaku umum, seperti banyaknya pendapat agama tentang kehidupan dunia seperti masalah keluarga, bernegara, konsumsi, produksi, hari libur, prinsip waris, dan sebagainya.
   Peraturan agama dalam masyarakat penuh dengan hidup, menekankan pada hal-hal yang normatif atau menunjuk kepada hal-hal yang sebaiknya dan seharusnya dilakukan. Karena latar belakang sosial yang berbeda dari masyarakat agama, maka masyarakat akan memiliki sikap dan nilai yang berbeda pula. Kebutuhan dan pandangan kelompok terhadap prinsip keagamaan berbeda-beda, kadang kala kepentingannya dapat tercermin atau tidak sama sekali. Karena itu kebhinekaan kelompok dalam masyarakat akan mencerminkan perbedaan jenis kebutuhan keagamaan. Timbul hubungan dua arah, tidak hanya kondisi sosial solo yang menyebabkan lahir dan menyebarnya ide serta nilai-nilai, tetapi bila ide dan nilai itu telah terlembaga, maka akan mempengaruhi tindakan manusia. Karena itu perlu mempelajari pengaruh struktur sosial terhadap agama, dan juga perlu mempelajari pengaruh agama terhadap struktur sosial.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

   Ilmu pengetahuan adalah sumber ilmu yang akan kita cari dari berbagai macam – macam cara untuk mendapatkannya. Seperti dari membaca buku, komunikasi, dan lain – lain. Seperti sekarang orang – orang sudah jarang mencari ilmu dengan menggunakan buku tapi sekarang zamannya menggunakan “internet” karena begitu mudahnya kita mencari suatu ilmu dengan fasilitas – fasilitasnya seperti yang paling sering di gunakan yaitu google, yahoo, dan lain – lain.
    Kalo menurut definisinya si ilmu pengetahuan terdiri dari 2 kata dan masing – masing memiliki definisinya. Yaitu “ilmu”, selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan (objek) tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatif. Sedangkan “pengetahuan”, bahwa pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi.
   Teknologi dan ilmu pengetahuan saling bergantungan, semakin canggih suatu teknologi maka semakin banyak ilmu pengetahuan yang akan di dapatkan. Teknologi memperlihatkan fenomenanya alam masyarakat sebagai hal impersonal dan memiliki otonomi mengubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi lingkup teknis.
   Kemiskinan biasanya disebut sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan  apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dan lain-lain. Sehingga kemiskinan semakin terpuruk oleh teknologi yang semakin maju.

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

   Kehidupan Sosial adalah kehidupan yang dimiliki oleh seluruh manusia yang ada di dunia. Tidak ada yang tidak memiliki kehidupan sosial. Terdapat 2 jenis kepentingan yang ada, yaitu kepentingan individu, dan kepentingan bersama. Pertentangan sosial dapat diartikan suatu konflik yang terjadi diatara masyarakat sehingga menimbulkan perpecahan. sebagai contoh beberapa konflik seperti kasus poso, sambas, dan masih banyak lagi. penyebabnya bisa dari berbagai sumber masalah, seperti mulai dari ras, agama, sampai yang berbau politik.
   Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya. Masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya kesepakatan di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat mendasar.
   Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial. Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial. Penganut konflik berpendapat, masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok. Integrasi sosial akan terbentuk jika sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata -pranata sosial

Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

   Di Indonesia bisa dibilang ada 2 golongan masyarakat yaitu Masyarakat perkotaan dan Masyarakat pedesaan. Sebenarnya masih banyak lagi sih golongan masyarakat seperti masyarakat dataran tinggi dan masih banyak lagi. Tetapi secara umum yang biasanya sering dilihat hanya kedua golongan ini. Sangat mencolok perbedaan antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
   Perbedaannya dapat terlihat dari segi lingkungan, budaya, ekonomi dan sosial. Yang pertama dari segi lingkungan : biasanya mereka yang tinggal diperkotaan lebih mewah kehidupannya di bandingkan dengan masyarakat pedesaan seperti tinggal di apartemen, rumah mewah, mobil banyak dan lain-lain. Sedangkan mereka yang masyarakat pedesaan : Biasanya mereka hanya tinggal dirumah kecil yang sangat sederhana yang penting bisa dijadikan tempat tinggal keluarga, jalan bergelombang, kotor dan sebagainya.
   Perbedaan inilah yang sangat terlihat di Indonesia apalagi di Ibu Kota Jakarta ini. Bahkan ada juga loh yang di depan dibangun apartemen tapi dibelakangnya adalah masyarakat pedesaan yang hanya hidup dengan beralaskan kerdus tanpa ada pelindung apapun ketika panas dan hujan melanda.
  Kemudian perbedaan yang sangat mencolok lagi yaitu perbedaan ekonomi antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Bagi masyarakat perkotaan mereka bisa enak memiliki kendaraan mewah satu anggota keluarga satu mobil dan bahkan memakai supir pribadi sendiri-sendiri, betapa mewahnya kehidupan mereka tanpa memikirkan mereka yang tidak mampu. Makan saja direstoran mewah membawa sanak saudaranya.
   Sedangkan mereka yang masyarakat pedesaan untuk pergi saja mereka harus berpikir bereribu kali punya uang atau tidak jika mengajak jalan keluarganya. Untuk makan saja mereka sangat susah, terkadang mereka hanya memakan nasi berlauk kan garam atau hanya memakan nasi saja dan dengan begitu saja mereka bisa memakannya dengan lahap dan senang hati.
   Seharusnya masyarakat kota atau yang di identikan sebagai orang kaya lebih memperhatikan kehidupan masyarakat pedesaan yang di identikan sebagai orang miskin. Jangan hanya bisa menghambur – hamburkan uang untuk kebutuhan yang tidak perlu.